Jumat, 25 Februari 2011

Sekilas tentang Bisnis

           Bisnis adalah salah satu usaha yang dilakukan seseorang untuk mencari keuntungan. Bisnis juga dapat didefinisikan sebagai serangkaian usaha yang dilakukan satu orang atau lebih dengan menawarkan barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan atau laba 
            Bisnis bisa dilakukan oleh remaja, tak hanya orang dewasa. Sekarang sudah banyak bacaan yang membahas tentang bisnis yang bisa dilakukan oleh remaja. Hal ini semakin diperkuat dengan maraknya bacaan yang mengajak para remaja untuk mulai berusaha. Fakta ini menunjukkan bahwa dukungan informasi untuk remaja yang ingin berbisnis terbuka dengan sangat lebar.
     

Minggu, 06 Februari 2011

Mata Hati

Penulis :  Hakim Prakoso
Hakim on Facebook: http://www.facebook.com/profile.php?id=100000599642403
. . .
Hidup seakan buta tanpa mata
Tiada terang penglihatan karena mata yang buta
Hidup terasa gelap karena mata yang indah sudah terasa buta
Tanpa sebuah harapan nyata ketika semuanya telah gelap dalam kebutaan sebuah mata

Sunyi, hambar, tiada gairah melihat apa yang seharusnya dilihat oleh kedua mata
Tiada pasti, tiada yakin dengan apa yang didengar oleh telinga dan tanpa kedua mata
Tapi kaki tangan dapat berjalan dan meraba tanpa sebuah mata
Keindahan yang seharusnya dapat dilihat oleh kedua mata kini tak dapat dilihat karena mata telah buta

Rasakan apa yang kau rasa walau tiada mata, karena mata bukanlah mata satu-satunya dari setiap mata
Ada mata kedua, sosok tubuh yang punya mata
Itulah mata hati

Jumat, 04 Februari 2011

Cipta

 Judul  : Cipta
Oleh    : Ahmad Doni Meidianto



Kreasi
Imajinasi
Ambisi
Aspirasi


Komposisi
Durasi
Sensasi
Reaksi
Orasi
Aksi


Halusinasi
Inspeksi
Anarki
Donasi


Seni

Internet Come to Village

            In this era, e-mails had comes to the hamlet village.
One day, Tukijo, carpenter from Wonosobo, get the order to make the hotel’s meuble at Jogjakarta. He go earlier with his brother. Tukijo’s wife will follow tomorrow. When he was arrived at Jogja, he send the e-mail for his wife.
At another place, but still at Wonosobo, Rugiyem, the wife’s who was being sad after  her already deliver her husband to the grave. Finish from the graveyard, she back to her home and open the inbox too see the news from another family.
Suddenly, after she opened that inbox, she crying  and unconscious. The son was wonder and read the e-mail, too. But he cried too.
Tukijo was false to type the word “Tugiyem” and write “Rugiyem”. It’s because “T” and “R” are near. As we know, the finger of carpenter is bigger than normal size.
Do you want to know  the contents of that e-mail?
“My lovely wife’s. Thank you so much  for to conduct me this morning. I had been arrived now, and I’m accepted here. I’m very happy because I can met another old friends here. From the news, you will go to follow me tomorrow. Your name are already registered. I will be waiting for you. Oh, feel hotter here. Big hug”.

Minggu, 09 Januari 2011

Indonesiaku Kini


Indonesiaku Kini
Oleh: Ahmad Doni Meidianto



Bagaimana kabarmu saat ini, duhai Bumi Pertiwi?
Sehat sentosa, atau sengsara mencekam?
Dilema sedang berkeliling ke mana-mana
Menghantui setiap darah dan emosi yang ada
Itulah jawabannya!

Di luar sana sering terjadi bencana
Saudara sebangsa banyak yang binasa
Ada apa wahai Tuhan?
Apakah semua kini sudah gawat?
           
Disisi lain koruptor semakin menggila
Mempermainkan hukum layaknya sebuah  boneka
Begitu banyak yang termakan tipu daya
Tak sedikit yang terhasut dengan kehidupan dunia

Air mata mengalir deras
Mengalir dari saudara-saudara yang tertindas
Akibat kekuasaan orang gila yang semakin mengganas
Membuat hati ini kian memanas

Sungguh kasihan nasibmu kini, wahai Jamrud khatulistiwa
Saatnya menyalakan cahaya di tengah keburaman
Mencari secercah harapan di tengah kegalauan
Untuk membangun kembali Merah Putih yang cemerlang

Negeri ini sedang dilanda krisis
Krisis yang sepertinya sulit untuk dihilangkan
Tak ubahnya benalu yang melingkupi sumber pangan
Kemana perginya kejujuran?
Tak adakah yang melestarikan aset pemberian Yang Maha Kuasa ini?

Kini saatnya kita berbenah
Membangun kembali karunia yang sudah mulai punah
Jika bukan kita, maka siapa yang akan membentengi Nusantara?
Siapa yang akan membangun Indonesia?
Kita semua!