Kamis, 03 Juni 2010

Tuilet


Judul                        : Catatan Edward Culun Si Kucrut Korban Vampir      
Penulis                    : Oben Cedric
Penerbit                  : Gradien Mediatama
Tahun Terbit         : 2009
Jumlah Halaman  : 148 halaman
Kategori                 : Novel- Komedi

Edi Wardiman ( Edward), seorang yang menganggap dirinya pecundang, sampai-sampai teman dekatnya tega ngerjain dia. Panggilannya Edward Culun. Culun karena menurut teman-temannya dia ini culun punya alias cupu.

            Si Edward ini tinggal bersama ibunya yang merupakan maniak Teka-Teki Silang ( TTS ), yang telah bercerai dengan suaminya, disalah satu perumahan di daerah Jeruk Purut. Dia anak yang paling disayang oleh kedua orang tuanya namun si Edward menganggap telah terjadi ketidakadilan antara yang dialami Edward dengan kakak-kakaknya.

            Bermula dari kehidupannya yang selalu menganggap dirinya pecundang, dia bersahabat dengan seorang yang bernama Joko. Mereka berteman karena menganggap diri mereka berdua adalah pecundang. Namun mereka tetap bersemangat dalam hari-hari mereka yang penuh dengan tantangan, ejekan, dan cemoohan. Mereka berusaha untuk memberikan sesuatu yang bisa mereka capai kepada orang tuanya. Mereka merasa geram akibat mereka dianggap oleh orang tuanya tidak bisa apa-apa. Mereka jadi ingin membuktikan kepada orang tu maupun keluarganya bahwa mereka juga dapat berprestasi, meskipun itu merupakan hal yang sulit mereka lakukan.

            Suatu hari, si Joko mempunyai rencana buat mencari prestasi demi membanggakan orang tuanya. Dia kemudian menyodorkan selembar kertas kepada Edward yang isinya :

PENGUMUMAN
LOMBA KARYA TULIS ILMIAH
UNTUK SMA

Edward yang gak ngerti apa-apa lantas bertanya kepada Joko,”Buat apa lu nyodorin ini ke gue??”. “Kita harus ikut lomba ini. Baca nih. Lombanya bisa kelompok, minimal dua orang. Elo sama gue cukup,” jelas Joko. Edward yang emang gak ngerti apa-apa jelas menolak tawaran si Joko. Namun setelah dibujuk oleh Joko dengan alas an ingin membuktikan dirinya kepada orang tuanya, Edward pun bersedia membantu Joko untuk membuat penelitian itu. “Iya, deh,” si Edward yang emang gak tega demi sahabatnya. Kemudian mereka melakukan sebuah penelitian yang tentunya sangat aneh didaerah Taman Lawang.

Setelah mereka berdua berdandan layaknya bencong yang mangkal ditempat itu, mereka pun segera menuju ke Taman Lawang. Edward yang merasa was-was kemudian mengajak Joko untuk membatalkan penelitian mereka. Namun dengan entengnya Joko menelepon kenalan-yang pastinya bencong-yang menjadi bos ditempat tersebut. Setelah menelepon, Joko pun pergi meninggalkan Edward sendirian ditempat itu hingga dirinya terjaring razia yang dilakukan aparat setempat. Ternyata si Joko sengaja meninggalkan Edward ditempat tersebut demi menjalankan tugasnya agar bisa masuk ke sebuah kelompok di sekolah mereka yang diketuai oleh Rifan.  Anggota kelompok mereka tidak pernah lebih dari 9 orang. Oleh karena itu orang-orang disekitarnya menyebut mereka “9 Naga”.

Sebagai pemberitahuan, kelompok Rifan merupakan kelompok  yang memiliki reputasi yang menonjol di sekolah. Bukan karena prestasi mereka yang bertumpuk, namun karena anggota-anggotanya merupakan sekumpulan siswa yang cakep, tajir, sehingga cewek-cewek disekolah itu pun berlomba-lomba untuk mendapatkan salah satu dari kelompok itu. Begitupun juga dengan cowok-cowoknya. Mereka saling sikut dengan anak yang lain demi bisa bergabung dengan Rifan. Namun mereka tidak bisa sembarangan masuk, tentunya ada serangkaian tes yang disiapkan oleh mereka (seperti yang dilakukan Joko terhadap Edward) dan sebanding dengan apa yang ia dapatkan karena Rifan merupakan anak milyuner sehingga mereka akan mendapatkan fasilitas dan reputasi.

Suatu hari, ada seorang murid baru yang pindah ke sekolah Edward. Namanya Bella.  Ia pun memperkenalkan diri kepada teman-teman sekelas hingga guru pun menyuruh si Bella duduk di bangku yang tepat berada disebelahnya. Si Bella kemudian memperkenalkan diri kepada Edward dan ternyata rumah si Bella berada di daerah Kemang. Bella yang emang misterius itu akhirnya menceritakan tentang dirinya yang sebenarnya. Ternyata Bella adalah Vampir yang doyan makan jengkol, pete, dan sejenisnya sehingga kalangan vampire menyebut keluarga mereka keluarga vampire yang vegetarian.

            Setelah mereka bersahabat, Bella yang emang berbeda antara makanan dengan penampilannya memberitahukan tentang penyebaran virus vampir. Vampir kan biasanya menggigit leher mangsanya kemudian menghisap darahnya hingga korban kehabisan darah. Namun sebagai vampire vegetarian persebaran virus mereka dapat melalui liur ataupun keringat. Bella yang merasa khilaf saat meminum jus jengkol yang dibuatkan mamanya Edward hingga berkeringat secara tidak sadar tetesan keringatnya jatuh di tangan Edward yang menyebabkan Edward menjadi vampire juga. Sejak itu, perjalanan Edward sebagai vampir pun dimulai.

            “Selamat ulang tahun, Ed!” ucap Joko kepada Edward di depan kelas. Padahal Edward ulang tahunnya 3 bulan lagi. Namun belum selesai ia berpikir, Edward udah dilemparin telor-telor busuk disusul aci dan aneka benda bau busuk yang dilempar seluruh isi kelasnya. Ada tomat busuk, papaya busuk, terong busuk, dan semacamnya. “Cukup! Aku bukan ulang tahun hari ini. Ulang tahunku masih 3 bulan lagi.”. Kemudian semuanya kompak berhenti setelah dikomando Joko. Mereka semua pun meninggalkan Edward seorang diri. Edward yang berlumuran bahan-bahan busuk kemudian menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Edward yang kebingungan karena tidak membawa baju salinan menemukan satu set pakaian yang diletakkan di wastafel toilet itu.

            Salin pakai baju ini.

Dia menemukan secarik kertas di tembok kamar mandi, kemudian segera memakai pakaian tersebut.

            Malamnya, Edward bercerita tentang kisah malang yang dialaminya kepada Bella. Setelah Edward bercerita panjang lebar, dia memutuskan untuk bunuh diri dengan meloncat dari balkon kamarnya. Namun Bella menghalangi niatnnya itu dengan menarik baju Edward. Edward yang memang sudah curiga dengan asal-usul Bella lantas menanyakan apa yang menjadi pikirannya selama ini. Kemudian ia menanyakan hal itu bersama Bella. Namun Bella yang takut asal-usulnya diketahui orang lain menolak memberitahu jati diri yang sebenarnya. Setelah dipaksa oleh Edward, Bella pun bersedia menjawab pertanyaan tersebut. “Gue ini Vampir.” Ucap Bella. Edward yang terkejut pun berkata, ”Apa?! Lo siluman Tapir??”. “Bukan! Gue ini Vampir, V-A-M-P-I-R.”. Setelah Bella menceritakan semua asal-usul mengenai dirinya, mereka pun merasa semakin dekat. Perjalanan Edward sebagai seorang vampire pun dimulai.

            Edward yang kebingungan karena bangun telat trus dibangunin pake air bekas cucian beras langsung bergegas menuju ke sekolah. Namun ia merasakan kejannggalan dalam dirinya semenjak menjadi vampire. Biasanya waktu yang dibutuhkannya untuk berlari menuju halte Kopaja adalah 3 menit. Ditambah jarak yang jauh untuk kesekolah. Namun mulai hari itu, ia berlari kesekolah hanya dalam waktu 1 menit!.

            Kemudian setelah mereka saling bertukar informasi mengenai vampire, Bella pun mengajak Edward datang kerumahanya akhir pekan. Sampai dirumah yang besar dan mentereng, Bella pun mengajak Edward untuk masuk kerumah tersebut. Saat pintu rumah dibuka, muncul empat anggota keluarga yang lainnya. Om Henry yang Edward kenal sebagai dokter ketika ia sakit. Tante Lana yang tidak lain adalah istri dari Om Hendry. Kemudian ada Leonardo dan Dicaprio yang merupakan adik si Bella. Leonardo memiliki kemampuan untuk melihat masa lalu, sedangkan Caprio memiliki kemampuan berubah bentuk. Tante Lana bisa menghipnotis dan Om Henry dapat menyembuhkan manusia, terakhir Bella yang dapat membaca pikiran bergantian menceritakan pengalaman mereka akhir-akhir ini selama menjadi vampir. Setelah acara yang diwarnai dengan pesta jus jengkol itu selesai, Bella dan Edward pun segera pulang ke rumah masing-masing. Diperjalanan, Bella menceritakan bahwa apabila malam bulan purnama, sekumpulan Werewolf berburu untuk memangsa para vampire, terutama vampire muda seperti Edward.

            Sesampainya dirumah, ketika Edward yang berusaha menghilangkan ketakutannya dengan bermain game, mendadak diserang oleh seekoor werewolf, namun ditolong oleh mamanya. Setelah kejadian itu, Edward semakin waspada karena bahaya selalu mengincar, terutama dari kawanan werewolf.

            Ternyata, setelah dijelaskan oleh Bella dan keluarganya, segerombol werewolf memang doyan vampire-vampir muda seperti Edward. Jadi Edward harus hati-hati.

            Suatu hari, bertemulah Edward dengan salah satu kenalannya saat masih menjadi model iklan. Mereka janjian bertemu di suatu tempat. Namun ternyata cewek kenalannya itu vampire juga, tapi tidak vegetarian seperti Edward dan lainnya.  Akhirnya terjadilah pertempuran antara Edward dan cewek tersebut. Bella pun yang bisa membaca pikiran cewek tersebut dan mengikuti mereka berdua langsung menyelamatkan Edward. Akhirnya cewek itu pun kabur.

            Singkat cerita, Edward menginginkan dirinya kembali menjadi manusia. Setelah dijelaskan oleh Bella syarat-syarat untuk kembali menjadi manusia, Edward yang tekadnya udah bulat itu pun lantas mengerjakannya dengan sungguh-sungguh.

            Setelah Edward kembali menjadi manusia, si Bella dan keluarganya pun menghilang pergi entah kemana dan berjanji kepada Edward mereka tidak akan kembali lagi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar