Selasa, 06 Juli 2010

Home Stay SMA Plus Negeri 17 Palembang (2/3)

Baiklah, mari kita beranjak ke hari kedua pada kegiatan Home Stay.

Pada hari kedua, tiap peserta didik yang telah tergabung dalam kelompok orang tua angkat akan mengikuti rutinitas keseharian orang tua angkatnya tersebut. Ada yang pergi ke kebun, ada yang membersihkan rumah, dan ada yangmembuat lapangan sepakbola! Semuanya dilakukan untuk melatih rasa tenggang rasa dan kepedulian calon peserta didik terhadap kehidupan di lingkungan yang berbeda dari biasanya. Mereka juga dilatih untuk mampu bersosialisasi dan berinteraksi dengan penduduk setempat secara cepat dan tanggap. Semoga tujuan jangka panjang ini akan bermanfaat bagi mereka.

Pak Bustomi, ayah angkat kami di kelompok 1, kebetulan sedang tidak bekerja hari itu. Rencananya kami semua mau diajak berkeliling sawah oleh Pak Bustomi, namun karena sawahnya terletak diseberang sungai dan mempertimbangkan alasan keamanan, niat itu terpaksa kami urungkan. Sebagai gantinya, peserta didik yang mendapat tugas untuk melakukan sebuah penelitian dengan tema yang telah ditentukan diperbolehkan untuk segera mencari data-data. Mereka harus berkeliling mencari data yang berhubungan dengan tema penelitian yang telah dibagikan (kelompok saya mendapat tema "Education").

Seusai dari membersihkan lingkungan sekitar rumah, kami segera berkeliling mencari hal-hal yang berhubungan dengan penelitian tersebut. Ada yang mencatat rutinitas penduduk setempat, dan ada yang rela berjalan jauh hanya untuk mewawancarai seorang guru SD. Wah, bagu tuh! Waktu untuk mengikuti rutinitas orang tua adalah antara pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Pada pukul 14.00 WIB, semua calon peserta didik menuju ke pelataran desa untuk mengikuti acara pemberian sembako dari atas nama SMA Plus Negeri 17 Palembang kepada warga Desa Tanjung Kerang. Acara dimulai pukul 14.10 WIB yang langsung dibuka oleh Perwakilan Kecamatan Desa Tanjung Kerang. Acara berlangsung khidmat dan haru. Warga Desa Tanjung Kerang mengucapkan banyak terima kasih kepada SMA Plus Negeri 17 Palembang karena mereka dianggap telah memperdulikan masyarakat desa. "Terima kasih kepada seluruh warga SMA 17, karena telah memperhatikan kami, warga Desa Tanjung Kerang dengan memberikan bantuan-bantuan dan sumbangan-sumbangan berupa sembako dan uang," tutur Bapak Heri selaku perwakilan Camat Desa Tanjung Kerang.

Selesai acara berlangsung, seluruh calon peserta didik dipersilahkan untuk melaksanakan kegiatan pribadi, seperti mandai dan sebagainya. Setelah sholat maghrib dan makan malam bersama di kediaman masing-masing, para peserta Home Stay segera menuju masjid untuk mengikuti tadarusan yang akan dipimpin langsung oleh Ustadz Heriyanto. Kegiatan ini pun berlangsung khidmat dan khusuk. Setelah berdo'a bersama dan ada beberapa pengarahan dari guru-guru pembina, kami semua kembali ke rumah masing-masing untuk segera beristirahat.

Begitulah kisah kami pada hari kedua. Nantikan kegiatan-kegiatan kami di hari ketiga pada posting selanjutnya.
Terima kasih!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar